Biografi Soekarno, Perjuangan Menuju Kemerdekaan Bangsa Indonesia

x12. Biografi Soekarno Perjuangan Menuju Kemerdekaan Indonesia

Setiap pahlawan nasional di negeri ini memang memiliki kisahnya masing-masing begitu juga yang tertuang dalam biografi Soekarno. Perjuangan luar biasa untuk melawan penjajah dan pemberontakan yang terjadi memang tidak mudah apalagi pada saat itu. Sehingga untuk bisa meneladani kisah perjuangannya, maka Anda harus memahami kisah hidupnya terlebih dahulu.

Selama masa persiapan kemerdekaan Indonesia memang ada begitu banyak tantangan yang harus dihadapi oleh presiden pertama kita Soekarno. Bahkan setelah kemerdekaan sekalipun masih ada banyak hal yang harus diatasi dan perjuangan tidak berhenti di sana. Banyak juga pemberontakan yang terjadi, sehingga perlu untuk diatasi demi memperjuangkan kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia.

Dengan memahaminya maka Anda akan mendapatkan ilmu yang bisa diterapkan. Pada masa itu perjuangan para pahlawan begitu luar biasa. Sehingga dengan mengetahui cerita dalam biografi Soekarno Anda akan lebih memahami seberapa besar perjuangan yang telah beliau berikan untuk negeri ini, hingga namanya masih besar hingga saat ini. Tentunya berbagai halangan terus diterjang demi kemerdekaan Indonesia.

Kisah Perjuangan Soekarno dalam Memperjuangkan Kemerdekaan

Setelah lulus dari THS atau yang saat ini dikenal sebagai ITB Soekarno kemudian mendirikan Biro Insinyur di tahun 1926. Biro tersebut dibangun bersama dengan Ir. Anwari yang akhirnya biro ini menjadi cikal bakal dari terbentuknya Partai Nasional Indonesia. Pada wadah tersebut kemudian Soekarno mengaplikasikan ajaran Marhaenisme yang bertujuan membuat Indonesia merdeka dan terbebas dari penjajahan Belanda pada saat itu.

Keberanian yang dilakukan oleh Soekarno membuatnya harus dipenjara oleh pihak Belanda di Yogyakarta. Namun perjuangannya tidak berhenti di sana, dalam biografi Soekarno ketika ia dipindahkan ke Sukamiskin, beliau justru membuat Pledio yang begitu fenomenal pada saat itu, yaitu Indonesia Menggugat. Setelah dibebaskan dan bergabung dengan Partai Indonesia, Soekarno kembali ditangkap dan diasingkan ke Flores.

Setelah kemudian dibuang ke Bengkulu, justru Soekarno bertemu dengan Bung Hatta dan Ibu Fatmawati. Pada tahun 1945 tepatnya bulan Agustus, Soekarno diundang ke Dalat Vietnam oleh Marsekal Terauchi. Di sana Marsekal Terauchi mengatakan bahwa Indonesia sudah saatnya merdeka dan memiliki tangung jawab sendiri atas negaranya, maka Soekarno mulai berpikir untuk bisa memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.

Peristiwa Rengas Dengklok Dalam Sejarah Hidup Soekarno

Dalam kebanyakan biografi Soekarno peristiwa Rengas Dengklok ini pasti banyak dituliskan. Karena memang peristiwa ini menjadi salah satu yang paling fenomenal dalam sejarah hidup seorang Soekarno. Sekembalinya Soekarno dari Dalat, Vietnam di tangga; 16 Agustus 1945 tokoh pemuda PETA mendorong agar Soekarno dan Hatta segera memproklamasikan kemerdekaan Indonesia. Mereka berdua diculik ke Rengas Dengklok oleh para tokoh pemuda tersebut.

Kemudian Soekarno dan Hatta melakukan perundingan dengan beberapa tokoh nasional lainnya untuk mempersiapkan proklamasi kemerdekaan Indonesia. Hingga akhirnya pada tanggal 17 Agustus 1945 dilaksanakan upacara proklamasi kemerdekaan Indonesia. Kisah ini tentunya sudah sangat melekat pada diri kita, karena memang menjadi sejarah yang luar biasa. Bagian sejarah ini yang menjadikan kita sekarang bisa bernapas dengan lega.

Namun ternyata pada tahun 1960 perjuangan masih harus dilanjutkan karena adanya pemberontakan G30S/PKI. Hingga akhirnya membuat massa dari KAMI dan KAPI untuk melakukan aksi demonstrasi untuk menyampaikan Tri Tuntutan Rakyat dengan salah satu tuntutannya adalah pembubaran PKI. Namun penolakan Soekarno terhadap pembubaran PKI akhirnya melemahkan posisinya di dunia politik dan menjadi kisah dalam biografi Soekarno.

Keyword: biografi Soekarno

Deskripsi: Ada berbagai kisah dan tantangan yang harus dihadapi oleh Soekarno dalam prosesnya mempersiapkan kemerdekaan Indonesia dan kisah ini selalu ada dalam biografi Soekarno.

Tinggalkan Balasan

Comment
Name*
Mail*
Website*